Digital Adventure [foreword] – JiYoo19

digital adventure

Ayahnya bilang, ponsel ini masih dalam tahap pengembangan, dan ayahnya juga tidak pernah bilang apakah benda ini bisa berfungsi atau tidak.

“Apa Yi Xing juga punya alat ini ya? Kalau begitu akan ku tanyakan besok saja,”

Lu Han meletakkan ponsel itu di meja, meninggalkannya begitu saja dan kembali berkutat dengan remotenya.

Tapi bunyi telepon itu mengganggunya. Tidak, bunyinya tidak kedengaran seperti bunyi panggilan biasanya—seharusnya bunyinya bersahutan dan tidak putus-putus seperti ini.

Lu Han menatap telepon rumahnya dengan alis terangkat sebelah.

Ada bunyi peluit di akhir dan Lu Han tampak tak yakin dengan itu.

Sementara Lu Han menatap telepon rumah yang telah berhenti itu dengan tatapan bingung, ponsel prototype itu menyala. Lalu suara gemerisik seperti suara walkie talkie terdengar.

“Tolong aku…”

Suaranya samar dan terlalu gemerisik, tapi Lu Han tetap saja bisa mengerti kalau seseorang—atau sesuatu sedang meminta tolong. Continue reading

Advertisements