Strange Meter – [foreword] – JiYoo19 (D.OneDeer19)

strange meter

Untuk hidup dan bertemu dengannya.

Jatuh cinta pada orang yang tak terduga.

Yang selalu menyebut dirinya orang paling aneh di dunia.

-strange meter- 

***

 

 

 

Lu Han, siswa tahun pertama SMA Seok Jong. Berdiri di depan gerbang sekolahnya dengan perasaan tidak menentu. Berulang kali memeriksa baju seragam dan dasinya.

Upacara penerimaan murid baru membuat Lu Han gugup dari sebelumnya. Kenyataannya, ini jauh lebih menyeramkan dari apa yang ia bayangkan. Orang-orang asing itu berlalu di hadapannya, berulang kali memanggilnya untuk sekedar mampir di salah satu stand untuk mempromosikan kegiatan sekolah. Namun Lu Han selalu menghindar, ia terlalu gugup untuk berinteraksi dengan orang asing yang tidak dikenalnya.

Sama seperti saat dirinya berada di Sekolah Menengah.

Lu Han tidak pernah merasa nyaman dengan gadis-gadis yang selalu mengikutinya kemanapun ia pergi. Memanggil namanya, menyentuh tubuhnya, dan tersenyum padanya. Kendati selalu melarikan diri, Lu Han selalu berusaha berinteraksi dengan orang-orang itu. Lu Han selalu berusaha memberikan yang terbaik agar tak satu pun diantara mereka merasa terluka akan tindakannya. Melawan rasa gugupnya saat menatap puluhan pasang mata itu.

Terlalu sulit untuk menutupi rasa malunya.

Lu Han menatap langit, nuansa biru dan terangnya sinar matahari menandai awal musim semi. Mata Lu Han langsung tertuju pada pohon chery blossom yang mulai mekar di belakang ruang kesehatan. Pohon itu tidak terlalu besar, bunga yang mekar di dahannya pun tidak selebat yang ada di pusat kota, tapi tetap saja terlihat indah sejauh Lu Han memandangnya.

Diam-diam Lu Han tersenyum.

Kakinya melangkah menuju pohon itu, menyentuh salah satu kelopak bunga yang gugur. Tatapan matanya berubah sendu. Seluruh rasa penyesalan dan kesepiannya pelan-pelan terserak.

“Hidupku ini benar-benar payah.” Lu Han bergumam pelan, membiarkan angin musim semi menyeret suaranya. Menghilang di udara.

Lu Han tidak pernah mengerti mengapa dirinya harus dilahirkan sebagai seorang pecundang. Seseorang yang hanya bisa melarikan diri dan bersembunyi dari masalahnya. Meski Ibunya tidak pernah mempermasalahkan hal itu, selalu saja ada perasaan sedih setiap kali Lu Han memikirkan kehidupannya.

Seakan-akan segalanya tidak akan pernah menjadi lebih baik.

Namun,  deritan dari jendela ruang kesehatan yang tiba-tiba terbuka menyadarkan Lu Han dari lamunannya. Matanya terbelalak saat melihat seorang gadis berkaca mata menopang wajahnya di tepi jendela dan menatap Lu Han dengan ekspresi tidak tertarik.

“Meratapi takdir adalah tindakan illegal. Tuhan bisa tiba-tiba mengutukmu.” Gadis berkaca mata itu tiba-tiba mengatakan sesuatu yang menyinggung Lu Han.

Pemuda berusia 15 tahun itu merona, dia benar-benar tidak percaya jika gadis di itu sanggup mengatainya terang-terangan seperti itu.

“A-apa?!”

Lu Han merasakan sekujur tubuhnya gemetar, dia yakin keadaannya saat ini bisa dibilang cukup mengkhawatirkan.

Terlebih lagi, Lu Han tidak mengatakan apapun kecuali bergumam singkat dan menghela napas dengan berlebihan. Rasanya gadis itu benar-benar menyeramkan, mengingatkan Lu Han akan cenayang dengan bola kristalnya.

Gadis itu mengangkat kepalanya, ia membuka jendela ruang kesehatan semakin lebar dan membiarkan angin musim semi menerbangkan helaian rambutnya. Matanya tertuju pada Lu Han, masih tanpa ekspresi.

“Kau tidak perlu malu dan gugup seperti itu. Dalam banyak kasus, aku sudah mendengar banyak pengakuan yang lebih memalukan dari ini.”

Hal ini berada diluar kuasanya. Lu Han sudah tak bisa berdamai dengan dirinya. Dia malu, gugup dan berdebar-debar saat melihat gadis berkaca mata itu.

“Kalau kau merasa tidak begitu baik, lebih baik kau segera beristirahat.” Gadis itu menutup jendela ruang kesehatan.

Lu Han mengangkat alisnya tinggi-tinggi tanda ia tak mengerti.

“Apa?”

Gadis berkaca mata itu kembali membuka jendela ruang kesehatan dan menatap Lu Han dengan pandangan bosan.

“Wajahmu memerah, ku pikir kau sedang terkena sindrom musim semi.”

Lu Han lagi-lagi tercekat dengan perkataan gadis itu. Dia tidak menyangka gadis itu benar-benar berani mempermalukannya seperti ini.

“J-jangan asal menebak! Memangnya siapa yang terkena sindrom!”

Gadis itu mengerlingkan matanya jenaka.

“Ah, begitu. Ku pikir kondisimu sedang tidak baik-baik saja, tapi syukurlah jika memang seperti itu. Aku hanya berjaga-jaga terhadap kemungkinan terburuk yang bisa terjadi.” Gadis itu tersenyum tipis. Untuk beberapa saat, Lu Han tertegun saat melihatnya tersenyum.

Begitu tulus dan menyejukkan.

Selama ini Lu Han tidak pernah melihat seseorang tersenyum seperti itu padanya.

Lu Han merasa jantungnya berdetak lebih cepat.

“Kalau kau mau,  kau bisa beristirahat di ruang kesehatan.” Gadis berkaca mata itu menutup jendela ruang kesehatan. Lu Han hanya sempat menatapnya beberapa detik sebelum sosok gadis itu menghilang dibalik tirai ruang kesehatan.

Diam-diam pemuda itu tersenyum. Ia menyentuh dadanya.

Lu Han tidak tahu pasti mengenai apa yang sedang terjadi. Tetapi gadis itu benar-benar membuatnya gugup dan malu. Membuatnya merasa senang meski dengan kata-kata yang tidak terduga.

 

 TBC

extra quotes:

Setiap orang berpikir bahwa hidupnya adalah hal yang paling tidak mereka harapkan di dunia ini.

Menghakimi takdir yang tak pernah memilih siapapun.

Hingga akhirnya pertemuan itu membuatnya sadar, bahwa kehidupan ini bisa menjadi lebih indah.

Untuk hidup dan bertemu dengan orang itu.

Jatuh cinta pada sosok yang tidak dapat diduga.

J.Y19

Advertisements

100 thoughts on “Strange Meter – [foreword] – JiYoo19 (D.OneDeer19)

  1. Pemikiran hidup dapat berubah ketika aku menemukan seseorang yang bisa membuat diriku berpikir jika dia dapat merubah hidupku lebih baik.

    Ketika aku belum menemukannya? Aku akan mencarinya :3

    Like

  2. Kirain oneshot eh tbc trnyata, dtnggu part slnjutnya pasti seru gag kya biasanya luhan mlu mlu kcing, hahahaha q msh pensaran bngit ama my pervert husband slnjutnya dtnggu pkoknya

    Like

  3. sebenernya sih gak tahu sindrom musim semi itu apa ???
    tapi aku tetep suka sama Couple Luhan Hyunjo …
    aku juga suka alur ceritanya …
    berjuang terus kak Novi …
    Good Luck …

    Like

  4. tumben luhan jd anak baik nan pemalu, terobosan baru nih. ini ff baru kan? sepertinya ini akan menjadi lbh ringan ceritanya tp semoga tetap ada konflik biar mengaduk-aduk perasaan hehehehe. btw, novi kangen cerita midnight romeo, bakal ttp diterusin kan? plissss. eh oot, novi semangat ya sekolahnya, demi masa depan yg lbh baik. kadang kalo baca twit kamu kaya yg nelangsa gt. jgn keseringan pesimis ya, semangat!! percayalah hidup ke depan akan lebih baik 🙂

    Like

  5. luhan di ff ini beda dari ff yang lain ya… hehhe..
    oh ya, eon lanjutin ffnya yang midnight romeo atau yang my pervert husbnad dong.. please ^^

    Like

  6. Apa ini? Apa ini? Tumben banget baru pertama kali nemu ff yang Luhannya malu-malu kucing gini. Aaaaa pasti imut banget deh yaaa >w< Jadi penasaran sama chapter 1 nya. Itu tadi pasti yang cewek itu si Hyunjo kan? Waaaah gak sabar baca jadinya hehehe….

    Yasudah kelanjutannya bakal aku tunggu deh kak, keep writing and fighting ! ❤

    Like

  7. Scan Luhan HyunJo waktu sma emang keren, gk nyangka Luhan disini jd anak polos tdk seperti biasa si Casanova 😀

    Apalagi setiap ff mu ada extra quotesnya. That’s great! 🙂

    Like

  8. Hello, aku readers baru. Aku baca ini pilihan random karena di top position hahaha dan untuk melengkapi syarat password.
    Luhan ge ㅠㅅㅠ

    Like

  9. Awalnya mikir ini alur akan lari ke arah sad, rupanya lagi-lagi tidak terduga. Karakter Luhan yang Introvert, pura-pura, kayaknya mudah putus asa, dan pemalu pas bener. Lucu sih~
    Extra Quotesnya juga ngena di hati :3
    Ini jebolan FanFiction JiYoo19 yang buat saya tahu, bahwa pesan moral FanFiction itu Important untuk seorang reader bejagulan macam saya #curcol
    Di tunggu cerita selanjutnya, tolong. Jangan ganti pen name :3 kalo pun ganti kasih tahu saya. Biar bisa saya stalkerin 😀

    Like

  10. Akhirnya bisa coment.. ternyata pw-ku yg rusak.. hihi..

    Lu hadir dg karakter lain di sini.. biasanya dia selalu pake karakter dingin dan muka stoic, tpi ini.. bener2 mengejutkan! dia malah keliatan imut.. hihihi..
    dan entah kenapa aku penasaran sama si cewe yg tiba-tiba muncul di jendela. dia siapa? kok bisa tiba-tiba muncul gitu? lagi.. dia kayaknya bakal jadi keren. ugh! apa dia bakal jadi sama Lu?
    ngomong-ngomong… aku tunggu chapter selanjutnya eon xD
    Ganbatte xD

    Like

  11. Cinta datang dan menyergap secara tiba-tiba …
    Hahat:D, gonna waiting fot the next chap!!
    Btw, this is the FIRST FANFIC i read here, and love it. Gimme permission to read on another stories, Author-nim ^^

    Like

  12. Pertama kalinya dari fanfic2 yg pernah gue baca, Luhan jadi cowok pemalu yg asli something banget ini! biasanya juga jadi Cassanova >w<
    Disini umurnya Luhan 15 tahun kan yahh, berarti masih SMA kelas 1 dong~
    Bener kata Hyunjo, kita emang gak boleh meratapi takdir. Karena ini masih foreword, Ditunggu (selalu) kelanjutannya ^^

    Like

  13. Whoaa i thought that it was an one shoot fanfic..
    Well, aku suka gaya penulisan kamu , ngena tapi simple
    Dan selama aku baca fanfic akhir2 ini hanya ada bbrp author yg aku suka cara penulisannya , dan itu termasuk kamu.
    Apa kamu udah nyoba ngirim salah satu karya kamu ke penerbit?
    Banyakan FF yg di terbitin dlm bentuk novel gt..
    Ff kamu bagus loh, punya potensi buat di terbitin .. ( in my own opinion)
    So , keep writing ^^

    Like

  14. Akhirnya LUHAAAAN! Akhirnya ada juga karakternya yang malu-malu kucing, soalnya kebanyakan Luhannya di gambarin so pervert sekaleee kalo gak ya cassanova. Trus kelanjutannya gimana thor?

    Like

  15. Kakak aku suka hampir semua quote yang kakak kasih di akhir cerita termasuk yang ini. Wah, kok Lu Han karakternya jadi pemalu gini? Ceritanya sweet, ada sequelnya kh??

    Like

  16. Wahhh….katakter luhan dsni bda kyak ff kbnyakn,biasanya dia kn pd tingkat dewa,tp dsni dia pemalu abis…..
    Ska” sm karakter luhan yg baru,dtunggu lnjutannya ya thor…..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s